Jakarta — Persiapan Road to INACRAFT Festival 2026 resmi dibahas dalam pertemuan antara Menteri Pelancongan, Industri Kreatif, dan Seni Persembahan Sarawak, Malaysia dengan Ketua Umum Asosiasi Eksportir dan Produsen Handicraft Indonesia (ASEPHI) beserta jajaran, serta Direktur PT FERACO.
Pertemuan ini membahas rencana pelaksanaan Road to INACRAFT Festival 2026 yang akan digelar di Yogyakarta pada 15–19 Juli 2026. Agenda tersebut menjadi bagian dari strategi penguatan kolaborasi industri kriya dan ekonomi kreatif lintas negara, khususnya antara Indonesia dan Malaysia.
INACRAFT Tetap Diselenggarakan di Jakarta dan Regional
Dalam pertemuan tersebut, ASEPHI menyampaikan bahwa INACRAFT tetap akan diselenggarakan secara rutin di Jakarta pada Februari dan Oktober. Namun, pada tahun ini ASEPHI juga akan menghadirkan INACRAFT di daerah, dengan Yogyakarta sebagai lokasi perdana pelaksanaan Road to INACRAFT Festival 2026.
Penyelenggaraan INACRAFT di daerah merupakan langkah strategis untuk memperluas akses pasar, mendorong pemerataan ekonomi kreatif, serta mengangkat potensi kriya lokal agar semakin dikenal di tingkat nasional dan internasional.
Kolaborasi Strategis Indonesia-Malaysia
Ketua Umum ASEPHI menjelaskan bahwa penyelenggaraan INACRAFT di daerah merupakan langkah strategis untuk memperluas akses pasar, mendorong pemerataan ekonomi kreatif, serta mengangkat potensi kriya lokal agar semakin dikenal di tingkat nasional dan internasional.
Selain itu, pertemuan juga membahas potensi kerja sama dan dukungan yang dapat dijalankan antara Pemerintah Sarawak dengan ASEPHI. Diskusi meliputi peluang kolaborasi pelaku industri kreatif, pertukaran budaya, partisipasi perajin, hingga dukungan promosi bersama dalam penyelenggaraan Road to INACRAFT Festival 2026.
PT FERACO sebagai Co-Organizer
Dalam kesempatan yang sama, PT FERACO diperkenalkan secara resmi sebagai Co-Organizer Road to INACRAFT Festival 2026. Kehadiran FERACO diharapkan dapat memperkuat konsep acara, manajemen penyelenggaraan, serta jejaring internasional guna meningkatkan kualitas event berskala global.
Dukungan Pemerintah Sarawak
Menteri Pelancongan, Industri Kreatif, dan Seni Persembahan Sarawak menyambut baik rencana tersebut dan menilai Road to INACRAFT Festival 2026 sebagai peluang strategis untuk mempererat hubungan bilateral di sektor pariwisata dan industri kreatif antara Sarawak dan Indonesia.
Road to INACRAFT Festival 2026 di Yogyakarta diharapkan menjadi etalase kolaborasi kriya Asia Tenggara serta mendorong posisi Indonesia sebagai pusat industri kerajinan tangan di kawasan regional.
Menuju Festival Kriya Berskala Global
Road to INACRAFT Festival 2026 di Yogyakarta diharapkan menjadi etalase kolaborasi kriya Asia Tenggara serta mendorong posisi Indonesia sebagai pusat industri kerajinan tangan di kawasan regional. Melalui dukungan berbagai pihak, termasuk Pemerintah Sarawak, ASEPHI, dan PT FERACO, festival ini akan menjadi platform yang tidak hanya merayakan warisan budaya, tetapi juga membuka peluang bisnis dan memperkuat jejaring internasional bagi para pengrajin dan pelaku industri kreatif Indonesia.
Dengan persiapan yang matang dan kolaborasi yang kuat, Road to INACRAFT Festival 2026 siap menjadi tonggak penting dalam perjalanan industri kriya Indonesia menuju panggung global.

